Umat hindu di kota makassar, hari ini melaksanakan upacara tawur agung kesanga yakni proses pembersihan diri sebelum merayakan nyepi pada 19 Maret. Tawur agung kesanga merupakan upacara penyucian alam semesta yang disebut Bhuana Agung dan diri manusia atau disebut pula Bhuana Alit. Upacara ini dilaksanakan satu hari sebelum Nyepi.
Dengan tujuan menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan lingkungan, serta menetralkan energi negatif. Bagi ummat hindu yang berada di kota makassar kegiatan ini dilaksanakan sejak pagi hingga siang di Halaman Pura Giri Natha yang berada di kecamatan tamalanrea, Makassar.
Dalam pelaksanaannya ummat hindu melakukan Mecaru atau persembahyangan tingkat utama. Upacara ini adalah momen penting untuk merenung dan menyucikan diri sebelum melakukan tapa brata penyepian. Seperti diutarakan Ketua Parisada Hindu Dharma kota Makassar, Dewa Mahendra yang ditemui rri di Pura Giri Natha Rabu, 18 Maret 2026.
“Kemarin kami melakukan melasti itu untuk menghanyutkan segala sifat buruk yang ada pada diri masing masing. Hari ini dilakukan Mecaru, pada tawur kesanga tujuannya untuk menetralisasi makhluk halus yang bisa mengganggu, supaya kehidupan di tahun baru saka nanti dapat lebih tenang lagi, “ujarnya.
Ditambahkan Dewa Mahendra usai upacara tawur kesanga, akan dilanjutkan dengan tilam kesanga pada sore hingga malam hari. Usai seluruh rangkaian dilakukan pada esok harinya ummat hindu akan melakukan nyepi dengan melaksanakan catur brata penyepian.
“Dalam catur brata penyepian itu yang pertama amati geni, symbolnya adalah mematikan api, lampu atau api kompor. Dalam harfiahnya manusia harus mematukan api amarah dalam dirinya agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Selain itu amati karya yakni tidak melakukan pekerjaan apapun, kemudian amati lelungan yakni tidak bepergian, dan amati lelanguan yakni tidak menikmati segala bentuk hiburan sehingga betul betul fokus untuk berpuasa dan merefleksikan diri lagi, “tambahnya.
Dewa menambahkan, dirinya bersama ummat hindu lainnya menyambut suka cita perayaan nyepi yang bertepatan dengan bulan ramadhan ummat muslim. Dengan bersama sama menjaga toleransi. Peringatan hari raya nyepi ummat hindu tahun baru caka 1948 jatuh pada 19 Maret 2026.
Sumber : https://rri.co.id/makassar/berita-video/39589/faq.html





