Ratusan umat Hindu di Kota Makassar merayakan Hari Raya Kuningan, Sabtu (18/06).
Perayaan tersebut ditandai dengan persembahyangan di Pura Giri Natha, Tamalanrea, Makassar sejak pukul 17:00 WITA.
Ketua Banjar Hindu Dharma Makassar, I Made Semadi menyebut persembahyangan yang digelar merupakan rangkaian Hari Raya Kuningan yang jatuh pada 10 hari setelah Hari Raya Galungan.
“Hari ini adalah hari raya kuningan 18 Juni 2022 dimana hari raya kuningan ini merupakan rangkaian dari hari raya galungan 10 hari yang lalu,” ungkapnya.
Ia menjelaskan para umat Hindu melakukan persembahyangan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Raya Kuningan untuk berdoa kepada Tuhan dengan tujuan untuk mengendalikan hawa nafsu dan terhindar dari sifat-sifat buruk.
“Kami diisyaratkan untuk mengendalikan hawa nafsu dan terhindar dari karakter-karakter negatif,” pungkasnya.
I Made Semadi juga menyebut perayaan Hari Raya Kuningan kali ini merupakan kedua kalinya yang dilaksanakan secara langsung pasca Indonesia dilanda pandemi Covid-19.
Meski begitu pihaknya bersyukur dapat melakukan perayaan meski tetap menggunakan masker dan mematuhi protol kesehatan. Ia pun berharap tahun depan perayaan dapat dilakukan secara normal kembali dan dapat saling berkumpul dengan keluarga dan kerabat.
“Ini yang kedua kali selama pandemi Covid-19, meski kita tetap harus pakai masker. Harapannya tahun depan bisa kembali normal karena kita kan juga mau ada kumpul-kumpul keluarga dan kerabat,” jelasnya.
Persembahyangan pun nantinya bakal dilakukan secara bersama-sama dan kemudian saling bergantian.
Dari pantauan reporter, tampak ratusan umat Hindu memasuki pura mulai dari perempuan, laki-laki, anak-anak, remaja, hingga lanjut usia (Lansia) sembari membawa sejumlah sesajen berisikan buah dan juga bunga.
Selain itu, pemandangan hari raya juga nampak dari sejumlah penjor yang didirikan di depan Pura.
Sumber : https://www.kabarmakassar.com/posts/view/20081/hari-raya-kuningan-ratusan-umat-hindu-di-makassar-gelar-persembahyangan.html





