Amalkan Ajaran Ekoteologi, Banjar Ngayah Pembersihan dan Pemupukan Taman PGN

Minggu, 8 Februari 2026 – Banjar Hindu Dharma Makassar (BHDM) melaksanakan kegiatan Ngayah / gotong royong perbersihan dan pemupukan taman di Kompleks Pura Giri Natha Makassar. Kegiatan ngayah yang dihadiri oleh warga Banjar ini merupakan pengamalan dari konsep Ekoteologi.

Ekoteologi sendiri merupakan perpaduan antara pendekatan-pendekatan agama dengan isu-isu lingkungan, atau dengan bahasa lain, bagaimana kita menyelesaikan permasalahan-permasalahan lingkungan dengan pendekatan agama. Hal ini tentu sejalan juga dengan ajaran dalam Agama Hindu yaitu Tri Hita Karana, yang salah satunya adalah konsep Palemahan atau hubungan manusia dengan alam semesta.

Proses Pemupukan dengan Pupuk Kompos Organik

Ketua Banjar Hindu Dharma Makassar Wayan Subur Arsana, berharap dengan kegiatan ngayah ini dapat memberikan manfaat kepada warga Banjar dalam melestarikan tanaman, dan memperindah lanskap taman di lingkungan Pura Giri Natha Makassar.

“Hari ini kita lakukan pembersihan taman dan paving blok yang sudah berlumut, serta melakukan pemupukan agar taman di Pura ini menjadi lebih indah lagi, bunganya bisa dimanfaatkan untuk persembahyangan. Pupuk yang kita gunakan juga pupuk kompos organik, sehingga meminimalisir penggunaan bahan kimia,” ujar Wayan Subur.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk pengamalan kita tentang ajaran Ekoteologi yaitu kepedulian terhadap lingkungan serta pengamalan ajaran Tri Hita Kirana dalam Hindu, karena di Pura tidak hanya tentang hubungan kita dengan Tuhan, tapi juga hubungan sosial (sesama manusia) dan hubungan akan lingkungan Pura (hubungan manusia dengan alam)”, tambah Ketua Banjar.

Bagikan :